investasi UMKM

Kiat dan Cara Memulai Usaha Kuliner Kecil Kecilan Agar Sukses

Di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini, kita tentunya sering melihat teman dan kerabat bahkan kita sendiri kehilangan pekerjaannya. Tentu hal ini akan sangat memukul perekonomian kita karena kehilangan mata pencaharian untuk berpenghasilan.

Bahkan hal serupa juga dialami oleh mereka ibu rumah tangga yang tadinya bisa bekerja di toko hingga rumah makan yang harus kehilangan pekerjaannya. Bahkan mereka yang mempunyai bisnis maupun usaha kecil-kecilan juga terpukul akibat pandemi ini.

Namun hal ini tidak boleh membuat kita menyerah, sebab masih ada Sejuta Peluang usaha yang bisa kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dan salah satu bisnis yang tidak ada mati atau surutnya di situasi apapun adalah bisnis kuliner, jadi kenapa tidak kita mencoba peruntungan pada bisnis tersebut.

Kiat dan Cara Memulai Usaha Kuliner Kecil Kecilan Agar Sukses

Untuk bisa sukses di bisnis yang satu ini tentunya tidak seperti membalikan telapak tangan, perlu usaha dan ketekunan agar bisa membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Bila Anda seorang ibu rumah tangga yang ingin memulai sebuah usaha maupun ingin mengembangkan usahanya bisa bergabung dengan program #100RibuSejutaPeluang dari Amartha.

Program yang diinisiasi oleh Amartha ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Indonesia khususnya yang dijalankan oleh ibu rumah tangga. Fokus utama dari Amartha adalah untuk investasi UMKM agar bisa berkontribusi untuk perekonomian keluarga Indonesia.

Anda bisa mendapatkan modal usaha dengan bunga ringan dan proses mudah di Amartha, selain itu Anda juga bisa mendapatkan bimbingan ahli untuk usaha yang akan / sedang ditekuni. Bila Anda ingin memulai usaha di bidang kuliner, berikut beberapa kiat dan cara memulai usaha kuliner kecil kecilan agar bisa mendapatkan kesuksesan :

1. Matangkan konsepnya lebih dulu

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mematangkan konsep usaha kuliner Anda serta bagaimana usaha akan dijalankan nantinya. Pikirkan apakah kita akan memasak sebelum atau sesudah ada pesanan? Jenis kuliner apa yang akan kita coba, apakah masakan utama, camilan atau minuman?

Disarankan untuk memilih jenis kuliner yang menjadi keahlian Anda atau kuliner unik yang sudah dikembangkan sendiri. Pikirkan keunikan, value hingga harganya sedini mungkin dan jangan lupa untuk melihat kondisi lapangan sebelum memulainya.

Selain itu bagaimana kita mendapatkan bahan baku juga harus dipikirkan untuk kelangsungan usaha kuliner Anda. Manfaatkan pula kemajuan teknologi dengan memasarkan usaha Anda melalui platform online seperti sosial media, GoFood Grab Food hingga Shopee Food. Dengan begitu jangkauan pasar usaha Anda juga akan semakin luas.

2. Milikilah modal yang cukup

Dalam usaha kuliner, modal memang menjadi salah satu faktor utama yang harus dipersiapkan. Modal ini tentunya disesuaikan dengan jenis kuliner apa yang menjadi fokus usaha Anda. Bila fokus kuliner usaha Anda adalah masakan utama, tentunya modal awal yang dibutuhkan akan lebih besar dibandingkan jenis kuliner seperti cemilan atau minuman.

Namun Anda bisa menyiasati modal tersebut, bisa dengan cara usaha catering dimana kita akan memasak bila ada pesanan masuk dan customer telah memberikan dp minimal 50%. Sedangkan untuk jenis kuliner seperti camilan atau minuman kita bisa memulainya dengan modal kecil mulai dari 100 ribu saja. Atau kita dapat juga menyiasatinya dengan cara pre order sehingga lebih efektif.

Selain itu kita juga bisa melakukan pinjaman kepada Amartha dengan bergabung dalam program #100RibuSejutaPeluang untuk mendapatkan modal usaha. Ibu rumah tangga yang akan menjalankan usaha atau ingin mengembangkan usahanya akan mendapatkan pinjaman dengan mudah dan bunga ringan melalui Amartha.

3. Buatlah rencana usaha sejelas mungkin

Rencana usaha yang matang dan detail dapat dikatakan sebagai separuh keberhasilan suatu usaha termasuk kuliner. Pastikan Anda mempunyai gambaran mengenai beberapa hal berikut :

  • Dimana mendapatkan bahan baku semurah mungkin dengan kualitas yang baik.
  • Bagaimana strategi pemasarannya nanti.
  • Kisaran keuntungan yang akan diperoleh nantinya.
  • Bagaimana Anda mengatur perputaran uang nantinya.
  • dsb

4. Buat nama usaha dan menu semenarik mungkin

Jangan sepelekan urusan nama usaha maupun menu kuliner Anda, nama yang menarik dan unik akan lebih mudah diingat oleh konsumen nantinya. Sehingga bila Anda menggunakan platform online untuk promosi, maka konsumen akan mudah menemukan usaha atau menu kuliner Anda. Pastikan nama usaha atau menu Anda tidak terlalu rumit, cukup simpel namun berkesan bagi orang lain.

5. Promosikan usaha kuliner Anda

Setelah semua hal diatas telah matang, tentu selanjutnya adalah promosikan usaha kuliner Anda. Promosi akan membuat usaha kuliner Anda dikenal oleh banyak orang. Di jaman seperti sekarang ini, kita tidak perlu bingung dalam mempromosikan suatu usaha.

Kita bisa menggunakan platform online mulai dari media sosial, hingga aplikasi pemesanan makanan seperti Grab Food, GoFood, Shopee Food, dll yang bisa digunakan secara gratis. Namun pastikan Anda membuat konten promosi yang semenarik mungkin baik dari gambar hingga caption atau konten artikelnya.

Demikian beberapa tips dan cara memulai usaha kuliner yang bisa Anda jalankan agar mendapatkan hasil semaksimal mungkin. Selain sebagai sarana peminjaman modal, Amartha juga mengajak Anda untuk berinvestasi demi memajukan UMKM di Indonesia.

Anda bisa bergabung dalam program #100RibuSejutaPeluang sebagai investor mulai dari 100 ribu saja. Dengan 100 ribu modal dari Anda, akan menjadi sejuta peluang bagi UMKM di Indonesia agar lebih berkembang. Untuk info lebih lanjut kunjungi saja https://amartha.com/ dan dapatkan kemudahan berinvestasi mulai dari modal yang kecil. Dukung kemajuan UMKM Indonesia bersama Amartha untuk kemajuan perekonomian bangsa.